awalan

SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA

Jumat, 30 November 2018

NILAI-NILAI BERITA

      
1. MagnitudeSeberapa luas pengaruh suatu peristiwa bagi khalayak. Contoh: Berita tentang kenaikan harga BBM lebih luas pengaruhnya terhadap SELURUH masyarakat Indonesia ketimbang berita tentang gempa bumi di Jawa Tengah.
2. Significance Seberapa penting arti suatu peristiwa bagi khalayak
Contoh: Berita tentang wabah SARS lebih penting bagi khalayak; ketimbang berita tentang kenaikan harga BBM.

3. Actuality Yaitu tingkat aktualitas suatu peristiwa.
Berita tentang kampanye 
calon presiden sangat menarik jika dibaca pada tanggal 1 hingga 30 Juni 2004. Setelah itu, berita seperti ini akan menjadi sangat basi.

.4. Proximity Yaitu kedekatan peristiwa terhadap khalayak.
Contoh: Bagi 
warga Jawa Barat, berita tentang gempa bumi di Bandung lebih menarik ketimbang berita tentang gempa bumi di Surabaya.

5. Prominence, yaitu akrabnya peristiwa dengan khalayak. contoh: Berita-berita tentang Indonesian Idol lebih akrab bagi remaja Indonesia ketimbang berita-berita tentang Piala Thomas.
6. Kejelasan (clarity) , tentang kejadiannya.
7. Kejutan (surprise) .
8. Dampak (impact),  berapa banyak manusia terkena dampaknya, seberapa luas, dan untuk berapa lama?.

9. Konflik personal.
10. Human Interest yaitu kemampuan suatu peristiwa untuk menyentuh perasaan kemanusiaan khalayak. Contoh: Berita tentang nasib TKI Indonesia yang dianiaya di Malaysia, diminati khalayak, karena berita ini mengandung nilai human interesttinggi.
Bagian- bagian di atas tersusun secara terpadu dalam sebuah berita. Susunan yang paling sering di dengar ialah susunan piramida terbalik. Metode ini lebih menonjolkan inti berita saja. Atau dengan kata lain, lebih menekankan hal-hal yang umum terlebih dahulu baru ke hal khusus. Tujuannya adalah untuk memudahkan atau mempercepat pembaca dalam mengetahui apa yang diberitakan; juga untuk memudahkan para redaktur memotong bagian kurang atau tidak penting yang terletak di bagian paling bawah dari tubuh berita.
Dengan selalu mengedepankan unsur-unsur yang berupa fakta di tiap bagiannya, terutama pada tubuh berita. Dengan senantiasa meminimalkan aspek non factual yang pada kecenderungan akan menjadi sebuah opini.
Untuk itu, sebuah berita harus memuat “fakta” yang di dalamnya terkandung unsur-unsur 5W+1H. Hal ini senada dengan apa yang dimaksudkan oleh Lasswell, salah seorang pakar komunikasi.
Who – siapa yang terlibat di dalamnya?
What – apa yang terjadi di dalam suatu peristiwa?
Where – di mana terjadinya peristiwa itu?
Why – mengapa peristiwa itu terjadi?
When – kapan terjadinya?
How – bagaimana terjadinya?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PEMROGRAMAN DASAR

ALGORITMA Program adalah kata, ekspresi, pernyataan yang disusun dan dirangkai menjadi satu kesatuan prosedur yang berupa urutan langkah untuk menyelesaikan masalah yang diimplementasikan dengan menggunakan bahasa pemrograman sehingga dapat dieksekusi oleh komputer. Bahasa Pemrograman adalah prosedur atau tata cara penulisan program. Pemrograman adalah proses mengimplementasikan urutan langkah untuk menyelesaikan suatu masalah dengan menggunakan suatu bahasa pemrograman. Tahapan-tahapan Problem Solving: 1. Memahami / menganalisis masalah 2. Merancang/merumuskan Algoritma 3. Membuat Flowchart 4. Menulis Program 5. Uji hasil Standar Program yang Baik: Program yang baik memiliki standar penilaian : 1. Standar Teknik Pemecahan Masalah a. Teknik Top-Down b. Teknik Bottom-Up 2. Standar Penyusunan Program a. Kebenaran logika dan penulisan b. Waktu minimum untuk penulisan program c. Kecepatan maksimum eksekusi program d. Ekspresi penggunaan memori e. Kemudahan merawat & mengembangkan program f. User friendly g. Portability h. Pemrograman Modular 3. Standar Perawatan Program a. Dokumentasi b. Penulisan Instruksi 4. Standar Prosedur PENGERTIAN ALGORITMA Algoritma adalah kumpulan instruksi-instruksi/perintah–perintah/langkah-langkah yang berhingga jumlahnya yang digunakan untuk menyelesaikan masalah/persoalan logika dan matematika dengan bantuan komputer Tahap-tahap Pemrograman : I. Fase Problem Solving II. Fase Implementation Fase I Fase II Fase Problem Solving Hal-hal yang harus diketahui dalam analisis masalah : 1. Kondisi awal 2. Kondisi akhir 3. Data lain yang tersedia 4. Operator yang tersedia 5. Syarat / kendala yang harus dipenuhi Ciri-ciri algoritma yang baik : 1. Precise 2. Jumlah langkah/step berhingga dan tertentu 3. Efektif 4. Harus terminate 5. Output yang dihasilkan tepat Test Dipilih data-data yang bisa, dan juga yang ekstrem Fase Implementation 1. Pembuatan Program 2. Dokumentasi PENYAJIAN ALGORITMA Algoritma disajikan dengan tulisan dan gambar. Algoritma yang disajikan dengan tulisan yaitu dengan struktur bahasa tertentu dan pseudocode, sedangkan yang disajikan dengan gambar, misalnya dengan flowchart. Contoh kasus : 1. Algoritma untuk mencari rata-rata dari 3 bilangan yang diinputkan a. Algoritma dengan struktur bahasa Indonesia 1. Baca bilangan a, b, dan c 2. Jumlahkan ketiga bilangan tersebut 3. Bagi jumlahnya dengan 3 4. Tulis hasilnya b. Algoritma dengan pseudocode Input (a,b,c) Jml  a+b+c Rerata  Jml/3 Output (Rerata) c Algoritma dengan flowchart 2. Algoritma untuk mencari luas lingkaran a. Algoritma dengan struktur bahasa Indonesia 1. Beri nilai phi dengan 3.14 2. Masukkan jari-jari lingkaran 3. Kalikan phi dengan kuadrat dari jari-jarinya 4. Tulis hasilnya b. Algoritma dengan pseudocode phi  3.14 Input (R) L  phi * R^2 Output (L) c Algoritma dengan flowchart FLOWCHART Flowchart (bagan alir) adalah suatu bagan yang menggambarkan/mempresentasikan suatu algoritma/prosedur untuk menyelesaikan masalah. Flowchart ada dua macam : 1. Flowchart system Yaitu bagan yang menggambarkan suatu prosedur dan proses suatu file dalam suatu media menjadi file dalam media yang lain dalam suatu sistem data. Simbol yang digunakan : Contoh : : pita magnetik : keyboard : storage : input/output : proses : magnetic tape : arah proses 2. Flowchart program Yaitu bagan yang menggambarkan urutan logika dari suatu prosedur pemecahan masalah. Simbol yang digunakan : : (terminal symbol), menunjukkan awal dan akhir dari program : (preparation symbol), memberikan niai awal pada suatu variabel atau counter : (processing symbol), menunjukkan pengolahan aritmatika dan pemindahan data : (input/output symbol), menunjukkan proses input atau output : (decision symbol), untuk mewakili operasi perbandingan logika : (predefined process symbol), proses yang ditulis sebagai sub program, yaitu prosedur/ fungsi : (connector symbol), penghubung pada halaman yang sama : (off page connector symbol), penghubung pada halaman yang berbeda : arah proses STRUKTUR DASAR ALGORITMA Struktur dasar algoritma ada tiga, yaitu : 1. Sequence Structure (struktur runtunan) Digunakan untuk program yang instruksinya sequential/urutan. 2. Selection Structure (struktur percabangan) Digunakan untuk program yang menggunakan pilihan/penyeleksian kondisi. F T 3. Repetition Structure (struktur perulangan) Digunakan untuk program yang instruksinya akan dieksekusi berulang-ulang. F T

EL CLASSICO

EL CLASSICO
Kemenangan 3-1 MADRID atas musuh bebuyutanya BARCELONA pada duel el classico yang berlangsung di estadio SANTIAGO BERNEBU semakin mempermudah REAL MADRID untuk memuncaki klasement la liga.